Memang sudah tidak ada lagi yang peduli terhadap surau itu. Dibiarkan dimamah usia dan nyaris roboh. Hanya Ibrahim seorang sahajalah yang berjuang mati-matian menghidupkannya, memakmurkannya, mencintainya sepenuh jiwa. Bahkan melampaui kecintaannya kepada diri sendiri dan wanita yang mencintainya. Dia berjuang keras sentiasa menghadirkan Allah di hatinya, di surau itu, di lingkungan itu. Dan, pilihan cintanya terhadap rumah Allah menghantarnya pada kemelut yang terjal, perih, berselimut luka, berderai air mata bahkan harga diri dan jatidirinya di mata orang-orang yang berusaha merobohkannya.

Paling Popular
Maklumat
Kategori
Hubungi Staf Bookcafe (Isnin - Jumaat : 9.00 Pagi - 5.45 Petang)
|
Zulkifli Abdullah (En. Zul)
Email : zulkifli@pts.com.my YM : zul.malc@yahoo.com HP : 016 - 6618 159 |
Muhammad Husaini Senin (En. Husaini)
Email : husaini@pts.com.my HP :
016 - 6615 262
|
Nurdianah Bt Abdul Kadir Malim (Cik Diana)
Email : diana@pts.com.my HP : 016 6611 972
|







